6 Tips Mengembangkan Relasi di LinkedIn Untuk Karir Yang Lebih Baik

Dear pengguna LinkedIn, sudahkah kamu tahu mengenai tips mengembangkan relasi di LinkedIn? Jika belum, yuk langsung pelajari mengenai tipsnya agar karirmu jauh lebih baik lagi kedepannya.

Sekilas Tentang LinkedIn

Bagi para job seeker, platform pencari kerja seperti LinkedIn memang sangat berarti. Penggunaannya juga tak sama seperti saat kamu memakai Instagram, Twitter, ataupun Facebook.

Sebab, jejaring sosial yang khusus ditujukan bagi para profesional ini, dianggap sangat memudahkan mereka yang sedang mencari kerja, atau membutuhkan info seputar pengembangan karir.

Praktisnya, melalui LinkedIn, kamu dapat ‘menjual’ diri sendiri dari segi karir dan skill yang dipunya.

Tujuannya sih tak lain agar mudah dilirik oleh perusahaan, yang mungkin tengah mencari SDM baru untuk mengisi posisi terkait.

Nah, selain digunakan untuk mencari kerja, LinkedIn juga kerap dimanfaatkan oleh para entrepreneur dan perusahaan dalam membangun brand pribadi mereka secara online.

Penggunaan LinkedIn untuk Pengembangan Karir

Seperti yang tadi dijelaskan, LinkedIn adalah wadahnya bagi para profesional. Untuk perihal pengembangan karir, LinkedIn termasuk salah satu platform andalan.

Karena dari media sosial itulah, kamu bisa belajar tentang dunia kerja yang sesuai dengan keahlian kamu, sekaligus menambah koneksi serupa.

Lewat LinkedIn pula, kamu dapat memamerkan skill yang dipunya. Intinya sih, LinkedIn itu selayaknya CV digital, dimana kamu dapat menyertakan informasi mengenai bidang kerjamu sekaligus portfolio mengenai keahlian yang dimiliki.

Kelebihan LinkedIn sebagai Platform Khusus untuk Berkarir

  • Dapat digunakan sebagai media branding diri sendiri
  • Berpotensi dilirik oleh HRD yang sesuai dengan bidang kerja saat ini
  • Memiliki banyak lowongan pekerjaan yang bisa dilamar saat itu juga
  • Dapat tergabung dalam komunitas khusus untuk pengembangan skill atau karir
  • Bisa dimanfaatkan untuk mencari tahu tentang perusahaan
  • Menambah relasi dari segala bidang kerja

Bagaimana Cara Mengembangkan Relasi di LinkedIn?

Dengan banyaknya keunggulan yang dimiliki LinkedIn, tak heran jika para pencari kerja hingga HRD perusahaan memanfaatkan platform tersebut untuk menambah relasi mereka.

Nah, ngomong-ngomong mengenai relasi, di LinkedIn memang pengguna diwajibkan untuk mampu memiliki relasi dengan cakupan yang lebih luas, agar mudah dilirik terutama ketika ingin mengembangkan karir.

Apabila kamu awam dalam penggunaannya, yuk ikuti tips mengembangkan relasi di LinkedIn lewat ulasan di bawah ini.

1. Mencantumkan informasi lengkap pada akun

Tips mengembangkan relasi di LinkedIn yang pertama dan paling utama adalah dengan mencantumkan seluruh data diri lengkap di akun.

Hal itu tentunya memberikan dampak yang luarbiasa, terlebih jika kamu ingin memaksimalkan profilmu agar cepat dilirik oleh HRD perusahaan.

Adapun cara untuk membuat profilmu kian menarik adalah dengan mencantumkan detil pengalaman kerja yang dipunya, baik itu internship ataupun work experience.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan apa saja pencapaian yang berhasil didapat serta portfolio kerja misalnya dengan memasukkan tautan website ataupun publikasi media.

Oiya tak lupa, kamu pun wajib menambahkan informasi tentang latar belakang pendidikanmu hingga sertifikat keahlian yang sudah dimiliki untuk membangun personal branding.

2. Baiknya gunakan foto profil yang tampak formal

Karena LinkedIn tak sama dengan sosial media populer lainnya seperti Instagram, Facebook, ataupun Twitter, maka dari segi foto profil pun kamu enggak bisa menyamaratakannya.

Nah, ini juga yang sering dibahas jika berbicara mengenai tips mengembangkan relasi di LinkedIn.

Pasalnya, platform tersebut memang disiapkan untuk para profesional yang ingin mencari kerja ataupun perusahaan yang ingin merekrut SDM baru.

Jadi baiknya sih, kalau menyoal foto profil, gunakan foto formal dan bukan foto selfie ya.

3. Menjaga dan menambah relasi

Tips mengembangkan relasi di LinkedIn yang ketiga adalah mengenai bagaimana kamu bisa menjaga maupun menambah relasi.

Memang sih, ketika berbicara mengenai relasi, pasti lebih baik untuk keep in touch terlebih dulu dengan mereka agar hubungan rekanan yang dipunya jauh lebih berkualitas.

Namun, enggak ada salahnya pula untuk kamu memperluas jaringan relasi guna mengembangkan karirmu kedepannya.

Nah, saat menambah relasi, baiknya kamu memberikan pesan singkat lewat fitur message yang ada di LinkedIn. Hal ini juga berlaku ketika kamu menginginkan permintaan koneksi diterima oleh pemilik akun lainnya.

Oiya, untuk penambahan relasi ini, kamu dapat mem-follow HRD dari perusahaan lain jika kamu berniat mencari kerja, atau menambahkan akun-akun yang juga memiliki bidang kerja serupa dengan kamu.

4. Upload konten yang bermanfaat

Tips mengembangkan relasi di LinkedIn yang selanjutnya adalah dengan rutin mengunggah konten yang bermanfaat.

Konten yang bermanfaat ini bisa berupa pengalaman pribadi sepanjang berkarier, ataupun hanya sekedar sharing ilmu mengenai bidang kerja yang kamu geluti.

Semakin sering kamu memberikan konten yang bagus, semakin banyak pula orang yang akan tertarik untuk menambahkan kamu sebagai relasinya.

Dan besar kemungkinannya untuk kamu ditarik oleh perusahaan atau dijadikan pembicara dalam sebuah seminar.

5. Rutin berkomentar

Selain mengunggah konten, kamu juga dapat berkomentar di postingan orang lain yang menurutmu menarik.

Tips mengembangkan relasi di LinkedIn yang satu ini, bisa jadi tolak ukur bagi orang lain untuk menilai kredibilitasmu lho.

Sebaiknya, komentar yang diberikan mengandung hal-hal positif dan disertai dengan saran yang membangun.

6. Tergabung dalam grup diskusi

Poin keenam ini juga tak boleh terlewatkan apabila membahas tentang tips mengembangkan relasi di LinkedIn.

Pasalnya, ketika kamu ingin memperluas rekanan, kamu haruslah sudah tergabung dalam grup diskusi.

Dengan begitu, kamu akan terlihat aktif dan peluang untuk mencoba pekerjaan lainnya yang masih sesuai bidangmu, tentu jauh lebih besar.

Oiya, saat tergabung dalam grup diskusi, usahakan untuk menjadi pribadi yang aktif baik saat mengajukan pertanyaan atau memberikan informasi-informasi seputar pembahasan yang didiskusikan.